
Migrating to Ruby 1.9 adalah sebuah presentasi yang disampaikan oleh Bruce Williams di Scotland on Rails pada permulaan bulan ini. Tampilan nya tersedia dalam format PDF yang luar biasa bagus seperti yang dia miliki dan akan menunjukkan kepada siapapun tentang manfaat resource dalam Ruby yang masih belum terlalu memikat hingga saat ini. Presentasi Bruce menjelaskan banyak hal dari perubahan penunjuk.
Berikut interview dengan Bruce oleh Satish Talim dari RubyLearning.com baru-baru ini.
Sumber: Ruby Inside: Migrating to Ruby 1.9
Baca Selengkapnya…
Ditulis oleh Hendy Irawan tanggal 30 Apr 2008
Slapp: A simple chat wall Merb tutorial merupakan contoh sempurna dari tutorial singkat yang dapat memotivasi banyak orang untuk mencoba sebuah framework baru (sejauh ini Merb yang terbaru, tentunya). Akan membawa Anda melalui proses pengembangan sebuah “chat wall” aplikasi model dengan Merb dari awal hingga akhir (baik dari menginstal Merb hingga bermain dengan aplikasi yang sedang berjalan.
Satu hal yang membuat tutorial ini tetap bertahan yaitu dengan adanya spec laju perkembangan pada jantung aplikasi. Setelah menginstal Merb dan mengatur database, Anda akan langsung dapat menulis sebuah story dengan RSpec! Hal ini sangat berbeda dengan banyak artikel pengantar Rails lain yang banyak membahas percobaan, dan hal ini sesuai dengan pengguna baru, untuk itulah siapapun familiar dengan RSpec tetapi siapa yang menginginkan belajar tentang bagaimana menggunakan nya ketika mengembangkan sebuah aplikasi web.
Akhirnya, hasil terakhir aplikasi tersebut yaitu tersedia dari sebuah Gitorious Git repository untuk siapapun yang ingin bekerja backwards atau melihat kode bagian depan nya.
Sumber:Ruby Inside:Building a Web App With Merb From Start to Finish
Baca Selengkapnya…
Ditulis oleh Hendy Irawan tanggal 28 Apr 2008
Stone adalah sebuah library baru Ruby yang dikembangkan oleh Nick DeMonner yang tampaknya mendapat respon yang cukup bagus pada beberapa minggu lalu. Stone ini merupakan sebuah library data persistance yang menyajikan “plug dan play data persistence untuk banyak aplikasi atau framework” yang dikenal dengan kecepatan dan kesederhanaan nya. Dibandingkan dengan menggunakan sebuah database dan ORM seperti Active Record, Stone berhati-hati terhadap apapun dalam sebuah abstract manner. Data “tetap berlaku” untuk file-file termasuk di dalam direktori aplikasi yang Anda miliki.
Official stone homepage memberikan beberapa contoh yang menarik, termasuk bagaimana mengganti aplikasi Active Record dengan Stone dalam Rails. Ini sedikit aneh, tapi proses penerimaannya sendiri sangat tidak baik / matang. Ini tentunya merupakan perkembangan yang bagus, namun jika Anda telah siap dengan SQLite 3 dan ActiveRecord (sebuah gabungan yang sedikit aneh) disana sama sekali tidak memiliki pertimbangan untuk sekedar switch.
Sumber: Ruby Inside-Stone: Dead-Simple Ruby Data Persistence
Baca Selengkapnya…
Ditulis oleh Hendy Irawan tanggal 22 Apr 2008
Mack adalah framework app Web baru Ruby (yang mana, seperti kita tahu, banyak sekali!) yang mengambil dari beberapa elemen terbaik dari frameworks app Web lain (termasuk pendukung Rack) dan menunjukkan bahwa dirinya sangat modular, dengan cara “agile” . Developer Mark Bates memberikan inspirasi untuk perkembangan Mack’s sebagai “portals” dan mengatakan bahwa pengembangan Mack’s akan difokuskan pada hal ini, mencakup banyak feature seperti distributed routing system dan interoperability diantara multiple trusted, local apps.
Peter Cooper memiliki cara sendiri menggunakan Mack (dengan jQuery) dalam beberapa hari yang lalu, untuk mengembangkan chat client, yang bekerja sangat baik. Mack sangat cepat dan sangat jelas, tetapi menawarkan direktori Rails-style dan struktur file yang familiar.
Peter Cooper memilih DataMapper (satu dari banyak pilihan) untuk ORM nya. Mack juga memiliki dokumentasi yang cermat.
Mack tentunya akan bermanfaat bagi Anda yang ingin mencoba framework aplikasi web atau mencari sesuatu yang modular dan cepat serta tidak terlalu mengalami banyak perubahan dan jika Anda telah familiar dengan Rails.
Sumber: Ruby Inside-
Mack: A Fast, “Best of the Rest” Web App Framework
Baca Selengkapnya…
Ditulis oleh Hendy Irawan tanggal 14 Apr 2008
RubyFlow adalah situs berita Ruby yang baru yang dikembangkan oleh Peter Cooper beberapa hari yang lalu.
RubyFlow akan lebih cepat dan lebih acak daripada Ruby Inside. Ruby Inside akan terus secara kontinyu mengisi maksimal satu hingga dua tulisan “Anda harus baca!” setiap hari, sementara RubyFlow akan menjadi tempat untuk sesuatu yang instan/cepat (mirip seperti ketika kita menggunakan Delicious dengan library Ruby dengan seketika). Anda tidak perlu signup untuk posting walau disana ada CAPTCHA dan gunakan rel=”nofollow” pada link link Anda jika Anda tidak menggunakannya (untuk menghindari spam).
RubyFlow dikembangkan karena Peter banyak melihat dan mendapatkan pernak-pernik Ruby yang mnarik yang mungkin bisa saja berulang-ulang di posting di Ruby Inside, yang mana hal itu terlalu minor sifatnya, atau terlalu niche untuk hal-hal yang lebih umum pada audiens Ruby Inside. RubyFlow akan menjadi wadah untuk berita-berita tentang rilis rilis baru library, posting posting blog yang menarik, dan berita-berita yang dipublikasikan. Peter juga bisa menggunakan RubyFlow sebagai situs tempat “tips” dan basis posting Ruby Inside. Jadi bila Anda nanti ingin dihubungi mengenai hal-hal menarik di Ruby Inside, dapatkan posting dan beritanya!
Style post situs secara keseluruhan sangat dipengaruhi MetaFilter, teman lama komunitas blogger. Jadi intinya RubyFlow akan menjadi satu dari sekian pernak-pernik Ruby yang menarik, satu hingga banyak link link di setiap postingnya, dan keterangan-keterangan singkat yang mencerahkan. Situs-situs social bookmarking seperti del.icio.us dan Reddit kurang begitu mendukung dalam hal ini karena Anda hanya akan butuh membaca judul dari link (yang mana ini percuma di banyak kasus) sementara link-link RubyFlow dan MetaFilter dijelaskan degan keterangan singkat padat dan jelas yang ditaruh sesuai pada konteks. Jadi ingatlah hal-hal tersebut bila Anda ikut berpartisipasi memposting, karena kalau tidak, maka polisi style akan men-tweak posting Anda agar sesuai.
Sumber: RubyFlow: A New Ruby News Site
Baca Selengkapnya…
Ditulis oleh Arie Kusuma Atmaja tanggal 10 Apr 2008

Mathieu martin menulis tentang overview terbaru yang menarik dari Rubinius, merupakan perkembangan yang cepat dari implementasi Ruby yang dibuat oleh Evan Phoenix dan saat ini sedang dikembangkan oleh tim besar(dengan bantuan finansial yang signifikan dan manpower dari Engine Yard).
Overview yang ditulis oleh Mathieu ini menjelaskan tentang Rubinius (implementasi baru dari Ruby dengan memfokuskan pada penerapan implementasi dari subset Ruby itu sendiri), memeriksa ide dari implementasi, menyajikan beberapa benchmark terbaru yang menunjukkan perbandingan Rubinius dengan MRI (Matz’s Ruby Interpreter) sangat jauh. Hasil dari benchmark sangat mejanjikan dan menunjukkan bahwa Rubinius mengalami kemajuan di beberapa bulan terakhir.
Sumber: Ruby Inside-A Fresh Overview of Rubinius
Baca Selengkapnya…
Ditulis oleh Hendy Irawan tanggal 07 Apr 2008

Dalam Fluid Rails Docs on OSX, Jacques Crocker memperoleh beberapa cara untuk mendapatkan dokumentasi Rails yang bagus di dalam Mac OS X. Pertama, dia menyajikan site browser khusus untuk NoobKit yaitu sebuah site dokumentasi online Rails / Gems. Yang kedua, bagaimanapun juga tersedia sebuah app yang dapat mengakses kumpulan dokumentasi itu yang disebut “RailsBrain” yang bekerja offline.
Sumber: Ruby Inside-Easily Accessible Rails Documentation on OS X
Baca Selengkapnya…
Ditulis oleh Hendy Irawan tanggal 05 Apr 2008

Dominiek ter Heide membuat sebuah tutorial yang menarik tentang bagaimana cara membentuk sebuah “Twitter agent” dengan cepat dan mudah menggunakan Ruby, Rails dan XMPP. Untuk itu bagi siapa saja yang sudah berada di Twitter, hal ini merupakan free micro-blogging “pengembangan” pelayanan informasi bagi banyak user untuk menulis pesan yang didukung dengan 140 karakter untuk menampilkan kembali state / feelings / location / dll. Untuk itu, sebuah Twitter agent berpotensi menjadi Twitter otomatis bagi penggunanya yang dapat mengirim informasi kepada pengguna Twitter yang lain.
Tutorial ini dibuat begitu jelas dengan banyaknya contoh kode dan diagram bantu. Dominiek menjelaskan semua itu secara langsung dan jelas, sehingga Anda dapat mengetahui segala sesuatu yang saat itu sedang dikerjakan.
Sumber: Ruby Inside-Building a Twitter Agent with Ruby and Rails
Baca Selengkapnya…
Ditulis oleh Hendy Irawan tanggal 02 Apr 2008
<< Kembali ke Arsip Tahun 2008